What Happen With You????

Cherry’s POV

Siwonnie nyebelin!!!! Sumpah ya, sikapnya seharian ini  TERAMAT menyebalkan. Bayangin, aku dicuekin! Kalau aku tanya ada apa, dia pasti hanya akan menjawab, “Hmmm… Pikirkan lah sendiri.”

Ieuuuhhh… Lebih baik ia mengatakan kesalahanku secara terang-terangan daripada mendiamkanku seperti ini. Sebenarnya, salahku itu apa?! Apa yang membuatnya sampai sebegitunya???

Hell! Aku benci dicuekkin!!!

“Fine, Siwonnie! Maaf kalau aku punya salah kepadamu! Tapii… Bisakah kau beritau aku, apa kesalahanku sampai kau mendiamkan aku seperti ini??!!!!” tanyaku pada Siwon sepulang sekolah.

Siwon tak menggubrisku. Ia malah melenggang pergi, tanpa peduli aku yang susah payah mengejar sembari menahannya, layaknya orang bodoh

“SIWONNIE!”

Mungkin, karena melihat kesabaranku yang sudah mulai menipis, Siwon agak sedikit luluh (similiar with: ngeri) dan ia pun menghentikan langkahnya. Tepat di tengah-tengah koridor lantai 2 yang sudah mulai sepi, Siwon mengeluarkan Iphone dari saku celananya.

Sumpah aku nggak ngerti –”

“Lihat ini!”

Ottokhae! Itu kan foto yang diambil Ahra Onnie (Onnienya Kyu)untuk shoppinglinenya tahun lalu. Sekedar iseng-iseng sih…

Dan… Apa gara-gara foto ini Siwonnieku jadi semarah itu? What’s wrong?!

“KAU PIKIR KAU SEKSI HAH?! Bisa-bisanya kau memamerkan tubuhmu sampai sevulgar itu?!”

Aku nyaris tersedak air liurku sendiri. “VULGAR?! Kau bilang foto ini vulgar?! Come on Choi Siwon! Aku kan tidak sampai telanjang bulat…”

“Tapi pose-mu itu, cara berpaikanmu! Sama sekali tidak berkelas!”

“It’s fashion, Siwon Choi! Fashion itu tak peduli apakah berkelas atau tidak. It’s artistic, It’s fashion!” sanggahku pada statement Siwon.

“Ya tapi kau tidak perlu sevulgar itu lah! Pose-mu, ieeeww~”

Uuuhhh… Aku sudah mengepalkan tanganku bulat-bulat, berusaha meredam amarahku untuk tidak melayangkan tinjua andalanku ke muka tampannya. Vulgar… Pose… Cih, tau apa dia tentang fashion?!

“Lalu kalau kau tidak suka, kenapa tidak kau hapus hah?” Aku langsung merebut Iphone dari tangannya. “Sini, kuhapus saja foto yang VULGAR ini!” kataku dengan penuh penekanan. “Supaya kau tidak marah-marah gaje seperti ini…”

Saat hendak meng-tap icon tong sampah di layar Iphone-nya, Siwon buru-buru merebut Smartphone kesayangannya itu dari tanganku. “Eh! Waeyo?!”

Bukannya menjawab pertanyaanku, Siwon segera me-lock Iphonenya dan memasukkannya kembali ke dalam sakunya.

“Cih, begitu-begitu kau juga suka kan? Haaahhh… Memang semua namja itu sama. Kau pun tidak bisa memungkiri kalau kau juga suka aku berfoto seperti itu kan???’

PLETAK!

Ia menjitak kepalaku seenaknya. Uuhh… Sakit tau!

“Yang boleh melihatmu seperti itu hanya aku karena kau hanya milikku seorang! Camkan itu!”

PLETAK!

Sekarang, gantian aku yang menjitak kepalanya.

“Seenaknya saja. Memang kau siapa, melarang-larang aku untuk melakukan ini itu???”

“Well… Bukannya aku melarangmu melakukan apa yang kau suka…” Siwon kini meraih wajahku, menempelkan kedua telapak tangannya, membuatku bisa lebih dekat menatap mata coklat nan teduhnya itu. “Aku hanya tidak ingin, mata-mata nakal itu memiliki interpretasi yang aneh-aneh terhadap dirimu. Err… kau tau maksudku, kan???”

“Ya. Dan mata-mata nakal itu termasuk kau!” aku langsung melepas telapak tangannya yang sukses membuatku stuck hanya pada mata indahnya.

“Tapi, kan.. Setidaknya, aku ini kekasihmu. Masa iya aku berpikir aneh-aneh tentang yeojachingku sendiri?” elaknya.

“Justru karena kau namjachingku, kau pasti akan berpikir yang aneh-aneh…”

Tiba-tiba, Siwon mengacak rambutku seenaknya. “Apaan sih?!”

“Aku ga nyangka, kau bisa mirip ulzzang di foto itu. Xixixixi…”

“Memang aku ini ulzzang face, kan?” kataku percaya diri. Siwon langsung memasang muka neg.

“Terserah kau saja deh. Pulang yuk!” ajaknya, sembari menarik tanganku, berjalan bersama menyusuri koridor, keluar dari sekolah menuju stasiun MRT.

Sumpah… Siwon aneh hari ini. Tadi marah-marah, sekarang jadi baik banget. Hiii… Aku jadi ngeri @@

Siwon’s POV

Bukannya aku tak suka Cherry foto seperti itu. Bukannya aku tak suka, Sweety Cherryku bertransformasi sejenak, memperlihatkan sisi lain dari dirinya yang plain. Aku hanya takut jika orang-orang memintanya untuk melakukan lebih dari itu dan pada akhirnya, mereka melukai Cherryku. She’s too nice to be hurted.

-END-

Makin gaje, makin gaje, makin gaje….. >.<

Advertisements

2 thoughts on “What Happen With You????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s