The Real Happiness

Oke, oke. Aku tau ini telat buaaanget. Tapi mending telat daripada nggak sama sekali, ya kan? Udah jarang nge-post, entah kenapa malah nemu inspirasi waktu keinget ultahnya Sungmin di awal tahun ini.

Yo wes lah, yg penting, moga” kamyu syuka eahhh miss Yoon Ji 🙂

 

Sesekali jealous pada sahabat sendiri itu wajar kan? Meski sama-sama terkenal, sama-sama dipuja banyak orang dan juga sama-sama tampan, prestisenya selalu selangkah lebih darimu. Oke, soal ketampanan, dia memang juaranya. Seandainya Superjunior diumpamakan sebagai sebuah arena lelang, ketampanan abadi memang merupakan harga mati untuknya.

 

Tanggal satu Januari memang dirayakan sebagai hari ‘kelahiran baru’ oleh semua umat manusia, sekaligus dirayakan sebagai hari ulang tahun Superjunior Sungmin oleh semua umat E.L.F di penjuru dunia, dan di malam pertama tahun 2011 ini, beberapa kerabat sekaligus rekan satu managemennya kompakan membuat pesta kecil-kecilan untuk pria ini.

 

Seolah ia dan kesembilan teman Superjuniornya memang dibentuk untuk menjadi poros rasa cinta dari cinta-cinta yang ada di dunia, salah satu channel TV terkemuka di Korea pun menyiarkan secara live acara makan-makan penghuni dunia entertainment itu,

 

Hingga kekasih Sungmin yang berada di tempat berbeda—yang sedang terjebak ‘jam malam anak remaja’ itu juga dapat merasakan kebahagiaannya meski hanya lewat layar live streaming di Macbook air nya saja

 

Ini pesta untuk Lee Sungmin, namun empat puluh persen tayangan monolog diborong semua oleh Choi Siwon.

 

Sekarang, wajar kan kalau Lee Sungmin pernah merasa jealous oleh sahabat berbagi tangis serta keringatnya itu?

 

Terlepas dari rasa iri, dengki, sebal, kesal—or whatever you may call it as a natural instinct of human being, Sungmin tetap merasa sangat-sangat bahagia karena masih dianggap sebagai salah satu bagian dari kumpulan laki-laki bertalenta emas yang kita tau sebagai Superjunior.

 

Dan kebahagiaannya semakin sempurna dengan sang kekasih yang berhasil ditemuinya sore ini.

 

“Oppa!” seru gadis yang tahun ini akan menghadapi ujian akhirnya itu. Raut wajahnya tak kalah antusias dengan Sungmin ketika Sungmin memasuki kafe hasil kongsinya dengan si maknae Cho Kyuhyun. “Saengil Chulkae Hamnida!”

 

“Gomawo,” ucap Sungmin dengan senyum manis tersungging di bibirnya, tak lupa sambil memberikan kecupan singkat di pipi yang menjadi favorit kekasihnya itu.

 

…daripada sebuah deep kiss di bibir yang hanya didasari passion saja sehingga tak berarti apa-apa,

setidaknya itulah alasan utama mengapa Sungmin tidak seperti kekasih-kekasih lain yang langsung mendaratkan ciuman di bibir setelah sekian lama tak bertatap muka kalau boleh mengutip kata-kata gadis itu.

 

“I miss you so badly, YoonJi-ya,” Sungmin membuka pembicaraan terlebih dahulu, cenderung ke alasan utama untuk mengutarakan isi hatinya kepada perempuan di hadapannya itu.

 

“Memang hanya Oppa saja?” balas gadis itu sambil sesekali menyesap latte hangat andalan, hasil rekomendasi Sungmin yang notabenenya adalah pemilik utama coffeeshop ini di samping Kyuhyun. “Oppa sih, makin hari makin sibuk. Tapi tak apa lah, setidaknya Oppa masih menyisakan waktu untukku,”

 

“Maaf ya… Neomu neomu mianhaeyo…”

 

“Santai saja, Oppa,” gadis itu mengibaskan tangannya ringan, seolah intensitas pacaran mereka yang jelas-jelas masuk dalam kategori ‘rare’ itu tidak menjadi masalah. Bahkan mereka pernah tidak saling menelpon selama satu bulan lebih karena kesibukan masing-masing—Yoon Ji ujian tengah semester dan Sungmin dengan pekerjaan artisnya, gadis itu tak pernah mempermasalahkan komunikasi diantara mereka.

 

“Eh, Oppa. Aku punya sesuatu untukmu.”

 

Gadis itu lalu mengambil sesuatu dari shoulder bag nya yang lumayan besar dan mengeluarkan sebuah boneka teddy bear putih dari dalamnya.

 

“Aku menjahit sendiri lho,” ia lalu memberikan boneka handmade itu pada Sungmin. “Saat mengingat ulang tahunmu yang tinggal menghitung hari, aku belum juga mendapatkan kado yang tepat untukmu. Lalu, kupikir-pikir, akhir-akhir ini aku sedang belajar menjahit bersama Umma dan hasilnya tidak buruk-buruk amat, jadi kenapa tidak mencoba untuk menjahitkan sesuatu untukmu…”

 

Sungmin tersentuh. Jika dia Donghae, mungkin ia sudah menangis terharu saat ini.

 

Baru kali ini ada seorang gadis yang menjahitkan sebuah boneka untuknya. Ditambah, di jaman seperti sudah jarang ada anak perempuan yang bisa menjahit. Untuk apa susah-susah memasukkan benang ke jarum kalau ada tukang jahit handal?!

 

“…tapi tanpa sadar hasilnya tidak sebagus yang kuharapkan,” Yoonji mengerucutkan bibirnya lucu, terlihat sangat imut di mata Sungmin. “Awalnya aku tidak sampai hati untuk memberikannya padamu, tapi, karena aku sudah tidak sempat membelikan kado yang lebih bagus lagi, terima saja ya, hehehe…”

 

“atau kalau kau tidak suka, sumbangkan saja ke panti asuhan. Terserah, yang penting dia tidak terbuang sia-sia…”

 

“No, this is cute!” Sungmin akhirnya berargumen. “Serius, Oppa? Aish, tidak usah memuji untuk menyenangkan hatiku…”

 

“No No! It’s really cute… Gamshahamnida, Yoon…” kata Sungmin dengan senyum yang meyakinkan gadis itu jika ia sangat-sangat menyukai hadiah pemberiannya.

 

“Nah, kalau Oppa senang, aku juga senang…”

 

Sekarang, Sungmin tau bahwa kebahagiaan yang ia butuhkan, sebenarnya sudah ada di depan mata, kok.  Mungkin memang tidak semahal mobil Aston Martin yang dikirim langsung dari Italy sebagai hadiah ulangtahun Siwon dari kekasihnya, Sae Ra. Atau Cheonsa yang rela melukai tangannya sendiri demi membuatkan kue ulang tahun untuk Donghae meski jelas-jelas ia tidak bisa memasak, sementara ia tinggal beli saja dengan credit card unlimitednya itu.

 

Kehangatan serta ketulusan di balik senyum gadis itu. Hanya dengan melihatnya, itu sudah membuatnya bahagia lebih dari cukup. Naif memang. Tapi itu jujur dari dalam hatinya.

 

Yoon Ji’s note: There’s a man who was naturaly perfect inside outside. But there’s only you who smiled like an angel that I want see it forever.

Advertisements

25 thoughts on “The Real Happiness

  1. WAAAAAAAAAAAA
    UNYUUUUUU
    LO HARUS TAUU
    GUE PENGEN MAKETIN LO KE SURGA SEKARANGGG
    tapi matinya cepet berarti cell ~
    gue sukaaaaa si yoon niat ameeet gitu bikinin hadiahnya xDDD
    miiin jangan jealous sama siwon. He is handsome and you are cute
    Both of you are adorable in your different way 🙂
    Lovethis cell xDDD
    Big thanks for yaaaaaaaaaa *kiss

  2. another story of minji couple,,
    sederhana dan enak dibaca (?)
    emang c ga da cwo di dunia ni yg ga iri dengki ma seorang choi siwon,,,
    tapi sungmin bisa mengalahkan nya dengan ke-cute-tan nya itu 😀

    • Pacarnya si Tika tuh emang ‘oenjoe poenja’
      dan karena ke-oenjoe-annya itu, dia bisa mengatasi rasa jealousnya
      *lempar kiss buat Sungmin* *digorok Tika*
      gyahahahaha
      btw tq ya udh baca 🙂
      Salam kenal ^^

  3. Yoon Ji’s note: There’s a man who was naturaly perfect inside outside. But there’s only you who smiled like an angel that I want see it forever.

    hahahanjirrr itu seriusan tuh si yoonji *lirik tika, gara2 dia re-blog ini ep ep*
    chingu chingu, numpang nanya.. kenapa ceritanya ga angst aja? biar lebih menyiksa *plakkkk*

    hahaha aniwei i like this ff so much
    really damn sweet, gosh!

    feel nya duaapppeeetttt buangetttttttt
    keren keren
    salam kenal yaa ^^

  4. kerennn ff nya keren sekali
    sungmin omo~
    yoonji *duaghhh no no no hahaha berantem mulu nih ama tika kalo masalah yoonji*
    but its still good story
    4 thumbs for u

    salam kenal ya
    sophie imnida

    • Iya, Sungminnya Tika emang OMO OENJOE POENJA!
      Bikin hati grget dag dig dug duerr gimana gitu kan ya??? *Digorok Tika* kekeke~
      Btw tq ya udh baca and mampir 🙂

      Salam kenal
      Dr.C imnida *jiah, sok inisial segala*
      Cella TWD imnida 😀

  5. Hai, aku Arin.. 😀
    Pesan moralnya nyampe banget, tapi feelingnya kurang ngena mungkin karena terlalu pendek. Bahkan, per paragrafnya pun dikit isinya. *maaf kalo sok tau* Tapi, tetep suka~ ^^

  6. hayo aku nyasar disini karena sebelumnya jg nyasar di blognya specialshin hehehe
    walopun pendek tapi inti ceritanya dapet banget
    pasangan ini bener-bener manis ya *cubit pipi ming

    belom sempet baca yang laennya,
    nanti kalo sempet sy maen-maen lg kesini.
    salam kenal yo~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s