We Back Together

TING TONG……

TING TONG…….

Bel yang berbunyi seperti sirine kebakaran itu pun pada akhirnya berhasil membangunkan Sae Ra dari tidurnya.

TING TONG…..

Bel itu berbunyi lagi. Dan Sae Ra pun beranjak dari tempat tidurnya—meski malas—dengan nyawa-nyawa yang belum terkumpul semua. Ia berjalan keluar kamar sambil mengumpat habis-habisan tamu tidak tau diri yang ada di luar sana itu. Terang saja tidak tau diri, ini jam empat pagi dan matahari pun bahkan belum muncul!

TING TONG….

“YA, SIAPA?!” teriak Sae Ra dengan segenap rasa kesal pada speaker interphone-nya. Begitu syaraf matanya sudah bekerja sempurna, Sae Ra mendapati tamu tak tau diri itu sedang berdiri di depan pintu mansionnya dengan pakaian hitam-hitam.

Stalker?

… I don’t think so, pikir Sae Ra. Ia mencoba mengenali wajah yang setengah tersembunyikan dengan cappuchon itu dan dugaannya tepat.

Choi Siwon.

Dengan malas-malasan ia berjalan dan membuka pintu mansion mewahnya itu, kemudian mendapati pria itu telah berdiri di hadapannya.

“jangan katakan tidak tau lagi, katakan ya atau tidak, apakah kita bisa kembali bersama, Sae Ra ya…” cerca pria itu secepatnya. “…lalu setelah itu aku akan kembali ke Taiwan dengan sesuatu yang pasti,”

Kata-kata Siwon terdengar begitu lirih di telinga Sae Ra.

Dan seperti selama beberapa bulan terakhir ini, Sae Ra hanya terdiam, menggantungkan hubungannya dengan Siwon, dan bereaksi sedingin es.

Diam yang tak selamanya berarti emas.

“jawab aku Sae Ra!” bentak Siwon tak sanggup menahan lebih lama lagi. “Kumohon, berilah aku kepastian. Katakan jika kau ingin hubungan kita berakhir atau—“

Kata-katanya spontan terhenti, begitu Sae Ra tiba-tiba berjalan maju dan memeluknya. Mendekapnya dengan erat kemudian menenggelamkan dirinya pada tengkuknya yang hangat.

Siwon lelah dengan semua trik wanitanya ini yang selalu memiliki seribu satu cara untuk mengalihkan perhatiannya dari masalah diantara hubungan mereka yang tak berujung ini.

Namun semakin Siwon ingin menghentikan trik andalan wanitanya ini, semakin ia akan tenggelam dalam kenyamanan yang jujur selalu ia rindukan selama ini.

Dan lagi dan lagi, seorang Huang Sae Ra mampu membuat pria itu tak berdaya dalam dekapannya. Hanya seorang Huang Sae Ra yang selalu berhasil membuat Choi Siwon kembali tenggelam dalam kerinduannya.

Perlahan, kedua tangan Siwon bergerak, membalas dekapan wanita itu, memeluknya sama erat, menyesap harum tubuh wanita itu yang manis,

Yang selalu ia rindukan.

Wanita itu bernafas di tengkuknya—hangat, dan dalam sekejap Siwon merasakan nafasnya mulai tak teratur—wanita itu sedang menahan tangisnya.

Tak seperti pria lain yang akan mengatakan seribu satu kalimat penenang agar kekasihnya tidak jadi menangis, Siwon membiarkan wanita itu melakukan apa saja yang bisa membuatnya sedikit lebih tenang.

Siwon hanya bisa membelai kepala wanita itu. Merasakan halusnya rambut yang sekarang berwarna coklat madu itu.

Lalu secara mengejutkan, lagi, wanita itu tiba-tiba berbisik di telinganya. “kembali dan peluk aku lagi seperti ini setelah kau menyelesaikan pekerjaanmu di Taiwan, arraseo?”

Siwon melepaskan lalu menjauhkan tubuh wanita itu secara perlahan. Ia menatap wanita itu dengan tanda tanya besar. Sebut saja pria itu bodoh dengan tidak mampu mengartikan kata-kata wanita di hadapannya itu.

Tapi pada kenyataannya, kata-kata Sae Ra sejauh ini selalu mengandung ambiguitas yang hanya bisa membuat Siwon bertanya dan terus bertanya, kapan hubungan percintaannya akan mencapai titik terang?

“what does it mean?”

“you know the meaning,” jawab Sae Ra.

“could it be mean we will back together?”

“you hope so?” Tanya Sae Ra berbelit lagi. Dan meski Siwon sudah hampir mengepalkan tangannya dengan segenap amarah, toh Siwon tidak akan mampu untuk marah. “I wish,”

“then you get it,” ucap Sae Ra pada akhirnya.

Siwon terdiam, dan wanita itu hanya bisa tersenyum singkat. Mungkin terkesan dingin, tapi hanya Siwon yang mampu merasakan ada kehangatan di belakangnya.

Wanitanya telah kembali. Pintu di dalam hatinya itu kini terbuka lagi untuknya, dan terutama hati itu boleh menjadi miliknya lagi.

Seutuhnya.

Siwon boleh memiliki dan mengisi ruang di hati itu dengan cintanya lagi.

Kini, Siwon lah yang menarik wanita itu ke dalam pelukannya. Mendekapnya dengan erat, dan kembali menyesap harum tubuh wanita itu lagi. Seperti yang tadi terjadi padanya, wanita itu membalas pelukannya. Mencium lalu menenggelamkan wajahnya di tengkuk pria itu. “Gomawo,” bisik Siwon dan dibalas “Cheonmaneyo,” oleh Sae Ra.

We back together…

Advertisements

2 thoughts on “We Back Together

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s