Crescent Moon

Shining_Moon__Mystic_Island_by_JJCheddar77_large

From: Siwon

I’m home now 🙂 


Sae Ra tersenyum membaca pesan singkat dari kekasihnya itu. Entah sudah berapa lama mereka tidak bertemu. Bahkan mungkin ada sekitar setengah tahun mereka menjalani hubungan LDR yang menyiksa ini.

Talking about LDR, mungkin jika Sae Ra ataupun Siwon masih menganut prinsip egoisme seperti pribadi mereka yang dulu, percayalah, mereka tidak akan bisa bertahan sampai detik ini. Mereka benar-benar telah dewasa, mengingat intensintas pertemuan mereka yang tidak sehat ini dulu pernah membuat hubungan mereka kandas.

“Can I meet you? Or vice versa?” tanya Sae Ra begitu Siwon mengangkat telepon Sae Ra tak lama setelah ia mengirim pesan singkat pada kekasihnya itu. “Mianhae, tapi lusa aku harus pegi ke Amerika Selatan lagi…”

Terdengar helaan nafas penuh kekecewaan di seberang sana. Well, ini menyakitkan, tapi inilah kenyataan yang harus ia—lebih tepatnya mereka—terima.

“Arasseo, aku mengerti,” kekasihnya itu selalu mencoba tegar agar tidak menjatuhkan semangatnya. She’s really his wonder woman. “What are you doing there?”

“Sudah jelas aku sedang berbicara denganmu lewat telepon, bukan?” canda pria itu, mencoba mencairkan suasana daripada meratapi ironi dalam hubungan mereka saat ini.

“Maksudku, apa yang sedang kau lakukan saat ini selain menelfonku…”

“Memikirkanmu…”

“Cissshhh…” Sae Ra tertawa mual dalam batinnya, mengingat Siwon kekasihnya itu sedang melancarkan gencatan senjata andalannya: gombalan maut—yang tentu saja—menjijikan—namun—sangat—Sae Ra rindukan.

“Can’t you see the night sky above you, Sae Ra?”

Wanita itu mendongah, seperti apa yang diminta kekasihnya, dan mendapati langit cerah berbintang tengah memayungi dirinya, dan kota Seoul malam ini.

“What can you see?”

“Stars. Moon. Beautiful night sky…”

“I also see them this time…” ucapan Siwon menggantung begitu saja. Tanpa mereka sadari, sejujurnya mereka sedang membicarakan tragisnya hubungan mereka, dimana mereka sesungguhnya berada di tempat yang sama, namun begitu sulit untuk mereka saling menjangkau satu sama lain.

“It’s crescent moon, Siwon…”

“Yea…” ucapan Siwon di seberang sana terdengar begitu lirih.

 

Here beneath the night and you’re not there,

No I won’t cry

Won’t cry anymore,

trying hard to live a life without you, too peaceful, when I think about you…

 

 

Maybe, you’re seeing the same big star

A crescent moon,

Glaze into the night

It’s a night they’re bringing us together

You know I love you more than ever

-Charice ‘Crescent Moon’-

 

“You know what Sae Ra, it’s easy to having you in my arm right now but I can’t reach you…”

You don’t have to reach me Siwon, because you’re already having me as your life. Bukankah, kau pernah mengatakan padaku jika kau merindukanku maka kau hanya perlu memikirkanku?”

Pria itu sejenak melupakan kesedihannya. “You still remember that..” dan ia pun tersenyum.

“That works for me. Kau harus mencobanya…”

“Pasti…

 

A crescent moon…

 

Bulan yang tak penuh pada langit malam ini

Seperti diriku tanpa dirimu

Aku merasa tak utuh jika dirimu tak di sisiku.

-Siwon Choi-

 

Bulan yang tak penuh pada langit malam ini

Tengah menunggu beberapa saat untuk purnama

Seperti kita yang tengah menunggu waktu untuk bersatu

Untuk menjadi sempurna…

 -Sarah Huang-

 

-Fin-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s